ALUN-ALUN,- kilasradiopriangan.com — Polres Ciamis, memhimbau warga Ciamis dan Pangandaran yang berada diluar kota diimbau tidak mudik. Bahkan warga juga untuk sementara diminta agar menunda berbagai pesta atau resepsi, termasuk pesta pernikahan sampai situasi tanggap bencana non alam selesai dan dinyatakan aman. Hal ini melakukan dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di wilayah hukumnya.
Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra didampingi Dandim 0613 Ciamis Letkol Arm Tri Arto Subagio kepada wartawan di Pos Alun-alun Ciamis, Kamis (26/03/2020) mengatakan menyusul munculnya eksodus ke Ciamis saat tanggal merah kemarin (Rabu, 25/03/2020) dan dibubarkannya beberapa acara pesta pernikahan di wilayah hukum Polres Ciamis.
“kami meminta pengertian warga Kabupaten Ciamis dan Pangandaran agar menghindar dari keramaian, bahkan jangan menciptakan keramaian atau kerumunan massa, seperti undangan pesta resepsi pernikahan. Cukup pelaksanaan akad saja dulu, resepsinya bisa menyusul setelah situasi dan kondisi aman dari bencana non alam penyebaran Cofid-19,” jelasnya.
Kapolres menegaskan, jika ditemukan acara pesta resepsi pernikahan dan bentuk pesta apa pun yang melibatkankan banyak massa pihaknya tidak akan segan-segan untuk turun membubarkan kegiatan tersebut dengan cara persuasif.
Masih Dony, langkah tersebut sudah sesuai imbauan pemerintah, bukan berarti melarang tetapi menunda dengan harapa bisa memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Polisi bersama TNI dan Pemerintah Daerah terus berupaya sosialisasi kepada masyarakat.
“Bagi mereka yang akan menikah, silahkan cukup dengan akad saja dulu, resepsi pernikahannya yang ditunda. Begitu juga mereka yang akan mudik dari zona merah, tunda dulu,” tegasnya.
Sementara, Dandim 0613 Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio menambahkan, pihakya berharap, masyarakat Tatar Galuh Ciamis dan Kabupaten Pangandaran agar mengikuti imbauan masing-masing Bupati untuk menghindari keramaian.
“Ciamis dan Pangandaran saat kondisinya zero Corona, mari kita pertahankan dengan cara mentaatio imbauan pemerintah,” tegasnya.
tambah Dandim, tidak ada sedikitpun niat menghalangi warga menikah atau mudikuntuk berkumpul berama keluarga. Tapi kita harus pahami situasi saat ini yang masih dalam tanggap bencana non alam.(tim kilas).